PAMOKSAN

 [13/3 18.05] Suhandono: No pattern tanpa pola

[13/3 18.06] Suhandono: Kesadaran adalah tanpa pola

[13/3 18.06] Suhandono: Spontanitas

[13/3 18.06] Suhandono: Tanpa rekayasa

[13/3 18.06] Suhandono: Tanpa topeng

[13/3 18.07] Suhandono: Karena yang bekerja adalah syaraf PARASIMPATETIK

[13/3 18.07] Suhandono: apa adanya

[13/3 18.07] Suhandono: Menjadi diri sendiri

[13/3 18.07] Suhandono: Tanpa lip service

[13/3 18.08] Suhandono: Syaraf PARASIMPATETIK adalah syaraf pengatur GERAK REFLEKS

[13/3 18.09] Suhandono: Syaraf PARASIMPATETIK ada di jalur sushumna

[13/3 18.11] Suhandono: Nadi pinggala adalah syaraf SIMPATETIK kanan syaraf pengatur SUPER EGO

Nadi ida adalah syaraf SIMPATETIK kiri syaraf pengatur EGO

[13/3 18.12] Suhandono: Praktisi Kundalini memakai syaraf SIMPATETIK kanan dan syaraf SIMPATETIK kiri dan juga syaraf PARASIMPATETIK

[13/3 18.15] Suhandono: Karena KUNDALINI sebagian besar mengalir di jalur CHITRINI di dalam jalur sushumna maka praktisi Kundalini menjadi SPONTAN TANPA TOPENG MENJADI DIRINYA SENDIRI karena syaraf PARASIMPATETIK yang terpicu dominan

[13/3 18.15] Suhandono: Hidupnya praktisi Kundalini NO PATTERN



[11/3 10.20] Suhandono: Saat energi anda terlalu panas pakai baju dengan warna yang adem contoh hijau biru dst

[11/3 10.20] Suhandono: Pakai batu cincin yang berwarna dingin

[11/3 10.21] Suhandono: Sebagai cooler

[11/3 10.22] Suhandono: Saat energi tubuh anda panas anda banyak musuh banyak yang membenci

[11/3 10.22] Suhandono: Guna radiator di mobil agar mesin tidak terlalu panas

[11/3 10.24] Suhandono: Sering kungkum atau mandi agar aura atau energi anda menjadi adem

[11/3 10.24] Suhandono: Pegang pohon atau meditasi di bawah pohon agar energi anda adem

[11/3 10.25] Suhandono: Ketika telapak tangan anda adem maka anda banyak uang usaha lancar rejeki berlimpah

[11/3 10.26] Suhandono: Telapak tangan anda panas bayi yang anda pegang bisa sakit dan rewel

[11/3 10.28] Suhandono: Telapak tangan anda panas pohon anda pegang bisa mati gosong

[11/3 10.29] Suhandono: Telapak tangan anda panas anda pelihara hewan mati terus

[11/3 10.29] Suhandono: Telapak tangan anda panas bisnis anda seret

[11/3 10.30] Suhandono: Melukatlah

[11/3 10.30] Suhandono: Atau sering sering mandi junub

[10/3 15.52] Suhandono: Cerita siang, tadi dengar kabar tentang teman teman lama yang sudah puluhan tahun tidak pernah bertemu ternyata banyak kejadian kejadian yang papa Han banyak tidak tahu, memang benar manusia membawa karmanya masing masing akan tetapi karma masih dapat berubah jika kita masih mau berusaha memperbaikinya, contoh beberapa puluh tahun lalu jika saat itu papa Han tidak berinisiatif untuk berubah dan hanya menunggu dan menunggu terjadinya perubahan nasib maka kita akan tetap bergelut dengan penderitaan tanpa akhir, yang beberapa puluh tahun lalu memutuskan melakukan perubahan hidupnya berubah menjadi baik dan yang hanya diam dan menunggu nyaris sama sekali tidak berubah

[10/3 16.13] Suhandono: Saat umur 25 tahun papa Han semakin rajin membaca buku buku pengetahuan lalu ada teman berkata, sudah terlambat kamu belajar wes kasep kata orang Jawa, sepengetahuan papa Han segala kebaikan yang kita lakukan tidak ada kata terlambat karena kita mempunyai waktunya masing-masing

[10/3 16.16] Suhandono: Dulu paman sudah berumur 70 tahun tiap-tiap pagi masih sempat berolahraga ringan setelah itu sarapan dan duduk di ruang tamu sambil belajar bahasa Jepang dan menulis tulisan kanji, lalu papa Han tanya, sudah tua paman untuk apa belajar bahasa, agar tidak cepat pikun dan tetap ada semangat hidup



[9/3 11.43] Suhandono: Tidak akan terlahir di alam bawah tidak akan terlahir menjadi hewan adalah salah satu keuntungan belajar Kundalini

[9/3 11.51] Suhandono: “Dengan kelahiran sebagai manusia ini, kita bisa membayangkan lautan penderitaan samsara dan menanam benih pencerahan. 

Kelahiran ini jauh lebih berharga daripada permata pengabul harapan. 

Ketika kita sudah mendapatkan kesempatan untuk menjelma sebagai manusia, 

siapa yang akan menyia-nyiakannya begitu saja?”

[9/3 11.54] Suhandono: Menurut ajaran Sang Buddha, alam semesta yang berkondisi ini terdapat dimensi dimensi/alam-alam kehidupan (bhûmi) sebanyak 31 (tiga puluh satu) alam. Terdapat 4 alam sengsara (menyedihkan) yaitu alam Niraya (neraka), alam Tiracchâna (binatang), alam Peta (hantu kelaparan), dan alam Asurakâya (jin).

[9/3 12.00] Suhandono: Suatu saat ada tamu yang datang bertanya pak Han apa manfaatnya keuntungan dari belajar Kundalini, tidak ada untungnya bagi anda karena untuk manusia materi selalu saja untung dan rugi berapa nominal yang saya dapatkan, dapatkah mendoping maju usaha saya, membuat saya lebih terkenal, membuat tubuh saya lebih bugar dan sehat dat

[9/3 12.04] Suhandono: Kelahiran kali ini sangat berharga anda sudah menang



[5/3 10.30] Suhandono: Menyan dari getah pohon mengandung CHI atau energi lebih banyak dari pada dupa yang dibuat oleh manusia

[5/3 10.31] Suhandono: Ketika penghuni rumah banyak yang sakit artinya CHI atau energi di rumah itu kurang suplainya atau terlalu negatif

[5/3 10.32] Suhandono: Beli menyan madu atau menyan yang dijual di pasar lalu bakar di area rumah untuk suplai chi yang segar dan fresh

[5/3 10.33] Suhandono: Papa Han kadang beli menyan sampai 1 kg dengan harga yang murah meriah, karena seperti kita ketahui getah pohon menyimpan chi atau energi yang besar dari pohon hutan yang berumur ratusan tahun

[5/3 10.34] Suhandono: Menyan kalau jaman sekarang dipakai sebagai bahan baku pembuatan RESIN untuk membuat souvernir

[5/3 10.36] Suhandono: Jika kita duduk di toko kayu atau tempat pembuatan pintu dan kusen jendela biasanya tercium aroma menyan dari kayu kayu kamper dan sejenisnya

[5/3 10.37] Suhandono: Ritual ritual kuno biasa membakar menyan untuk booster energi agar lebih khusyu

Di Indonesia, kemenyan kerap digunakan sebagai dupa atau campuran rokok kemenyan. Di samping itu, kemenyan juga digunakan sebagai bahan baku dalam industri parfum, obat-obatan, kosmetik, serta farmasi.

[5/3 10.38] Suhandono: Di Madura saat Maghrib menjelang mereka membakar menyan dan mengasapi rumah dengan aroma menyan untuk mengusir nyamuk dan membuat rumah terasa menyenangkan dan bercahaya karena berlimpah chi baik atau energi baik

[5/3 10.39] Suhandono: Ayo bakar menyan hasil dari getah pohon jossss

[5/3 10.39] Suhandono: Trisulavedha Kundalini LUAR BIASA JOSSS


[4/3 21.45] Suhandono: Sempatkan tiap hari 5 menit untuk membuat cetak biru fikiran bayangkan anda sehat bahagia dan sukses dan bayangkan manusia manusia disekeliling anda menonton kagum mencintai menyayangi dan respek pada anda

[4/3 21.45] Suhandono: Manusia tidak pernah bersalah cetak biru fikiranlah yang bermasalah jika ada masalah buat lagi cetak biru fikiran yg baru anda yg membuat maka andalah yg menentukan

[4/3 21.46] Suhandono: Jika ditempat kerja anda menjadi bulan bulanan dan di musuhi ubah cetak biru fikiran anda buat lagi yg baru bayangkan teman teman kerja anda mencintai anda mereka menyukai anda mereka respek pada anda perkuat dgn pemberian cahaya terang kuatkan lagi

[4/3 21.46] Suhandono: Penghalang fikiran yg masih berupa cetak biru atau penghalang manusia yg sudah menjelma menghalangi dapat anda tanggulangi dgn merubah cetak biru di fikiran anda bayangkan jalan anda menuju kesuksesan lurus dan terang benderang (lanjut ke bawah )

[4/3 21.47] Suhandono: Perhatikan jalan yg anda buat harus benar benar jalan anda, lurus dan bila tampak ada noktah hitam atau warna lain di jalan anda pindahkan ke bangku penonton disisi kanan atau kiri jalan anda tetap lihat jalanan anda bersih dari noda, noktah noda warna adalah penghalang yg hanya bisa duduk dibangku penonton mereka bisa berkomentar tanpa bisa menghalangi laju cita cita anda

[4/3 21.47] Suhandono: Sebuah kesuksesan yang akan kita raih memang membutuhkan para penghalang penghalang itu agar kesuksesan mempunyai arti yg mendalam bagi diri anda

[4/3 21.47] Suhandono: Jika suatu waktu anda mempunyai cita cita atau keinginan pasti ada saja penghalang baik itu manusia lain atau fikiran kita sendiri yg menghalangi terwujudnya apa yg kita cita citakan



[1/3 12.24] Suhandono: Kundalini adalah FUSI DINGIN NUKLIR yang terjadi reaksi di SUHU RUANGAN kurang lebih 30 derajat Celcius, sesuai dengan SUHU tubuh manusia, karena FUSI PANAS NUKLIR tidak mungkin terjadi karena membutuhkan SUHU yang setara dengan SUHU inti matahari ☀️

[1/3 12.25] Suhandono: Bahkan google membiayai penelitian bab FUSI DINGIN NUKLIR ini dengan dana yang besar

[1/3 12.28] Suhandono: Bahan dasar terjadinya FUSI DINGIN NUKLIR adalah H2O dan 75 persen tubuh manusia terdiri dari cairan atau air

[1/3 12.31] Suhandono: FUSI DINGIN NUKLIR ini energinya bersih tanpa meninggalkan residu sama sekali, sama ketika anda MOKSA artinya telah terjadi reaksi FUSI DINGIN NUKLIR di tubuh anda di SUHU RUANGAN yang berkisar antara 30 derajat Celcius.

[1/3 12.34] Suhandono: Suhu Tubuh Normal, Tinggi, dan Rendah

Namun, suhu tubuh normal sesuai riset pengobatan yang terus berlanjut berada di angka 36,7-36,8 derajat Celcius. Definisi suhu tubuh “normal” bisa berbeda dari setiap orang. Untuk orang dewasa, suhu tubuh normal berkisar antara 36,1-37,2 derajat Celcius.

[1/3 12.35] Suhandono: Ketika suhu tubuh manusia menjadi 30 derajat Celcius maka FUSI DINGIN NUKLIR mulai terjadi

[1/3 12.38] Suhandono: Suhu tubuh normal manusia adalah 37 derajat Celsius. Seseorang dikatakan mengalami hipotermia apabila suhu tubuhnya berada di bawah 35 derajat

[1/3 12.39] Suhandono: Hipotermia juga dapat disebabkan oleh hal-hal di luar penyakit. Contohnya termasuk paparan dingin atau aktivitas fisik yang ekstrem

[1/3 12.42] Suhandono: Ketika seseorang melakukan meditasi atau tapa Brata yang ekstrim dilingkungan yang berhawa dingin maka tubuh akan mengalami hipotermia dan sampai pada SUHU RUANGAN 30 derajat Celcius lalu terjadi reaksi FUSI DINGIN NUKLIR setelah itu terjadi tubuh pelangi 🌈lalu terjadi bunyi BANG dan tubuh pun lenyap

[1/3 12.46] Suhandono: Yang jadi pertanyaan adalah apakah Anda perlu MERUDAPAKSA TUBUH ANDA hingga sangat ekstrim untuk mencapai keadaan SUHU RUANGAN DI 30 DERAJAT CELCIUS

[1/3 12.57] Suhandono: Hipotermia adalah kondisi darurat medis yang terjadi ketika tubuh lebih cepat kehilangan panas dibandingkan panas yang dihasilkan. Kondisi ini menyebabkan suhu tubuh menjadi sangat rendah. Suhu tubuh normal adalah 37 derajat Celcius, sementara ketika kamu mengalami hipotermia, suhu tubuh akan berada di bawah 35 derajat celcius.

Ketika kamu mengalami hipotermia, hal ini bisa memengaruhi fungsi dari jantung, sistem saraf, dan organ lainnya sehingga mereka tidak berfungsi dengan baik. Jika tidak segera diatasi, hipotermia dapat menyebabkan kegagalan fungsi jantung total dan sistem pernapasan.

Penyebab Hipotermia

Seperti disebutkan sebelumnya, hipotermia terjadi akibat tubuh kehilangan panas lebih cepat dibandingkan tubuh memproduksi panas. Biasanya, kondisi ini disebabkan akibat paparan cuaca atau air dingin yang terlalu lama tanpa pakaian yang lengkap untuk menahan kondisi dingin. Hipotermia bisa menjadi parah ketika kamu berada di beberapa kondisi, seperti:

Berada terlalu lama di tempat dingin.

Jatuh ke kolam air dingin dalam waktu lama.

Mengenakan pakaian yang basah untuk waktu yang cukup lama.

Suhu pendingin ruangan yang terlalu rendah, terutama pada bayi dan lansia.

Mengenakan pakaian yang terlalu tipis saat cuaca sedang dingin.

Faktor Risiko Hipotermia

Beberapa faktor risiko hipotermia, antara lain:

Beraktivitas terlalu lama di tempat yang dingin, seperti mendaki gunung atau berenang.

Mengonsumsi minuman keras dan obat-obatan terlarang. Kedua kebiasaan tersebut bisa menyebabkan pembuluh darah melebar, sehingga tubuh akan melepaskan panas yang tinggi dari permukaan kulit.

Konsumsi obat-obatan tertentu, seperti antidepresan.

Pengaruh penyakit tertentu yang memengaruhi pengendali suhu tubuh, seperti anoreksia nervosa, stroke, dan hipotiroidisme.

Penyakit yang memengaruhi memori, misalnya penyakit Alzheimer, karena tidak sadar sedang kedinginan atau tidak paham apa yang harus dilakukan.

Usia bayi dan manula, akibat kemampuan mengendalikan temperatur tubuh yang belum sempurna pada bayi dan menurun pada manula.

Mengalami dehidrasi di tempat yang dingin.

Mengidap stroke atau malnutrisi.

Mengonsumsi beberapa jenis obat-obatan, seperti antidepresan.

Gejala Hipotermia

Beberapa gejala hipotermia, antara lain:

Berbicara cadel, bergumam, dan gagap.

Bibir berwarna kebiruan.

Denyut jantung lemah dan tidak teratur.

Kulit bayi dapat berwarna merah terang, dingin, dan tampak sangat tidak bertenaga.

Mengantuk atau lemas.

Menggigil terus-menerus.

Merasa kedinginan.

Napas pelan dan pendek.

Penurunan kesadaran, seperti kebingungan.

Pupil mata yang melebar.

Tidak dapat menghangatkan diri.

Tubuh menjadi kaku dan sulit bergerak.

Diagnosis

Dokter akan mendiagnosis hipotermia dengan melakukan wawancara medis serta pemeriksaan fisik dengan termometer khusus, yang dapat mengukur suhu tubuh yang rendah serta mengonfirmasi diagnosis. Pemeriksaan penunjang juga dapat dilakukan untuk mendeteksi masalah pada organ vital, seperti elektrokardiografi, pemeriksaan laboratorium, dan sinar X.

Pengobatan Hipotermia

Beberapa penanganan yang dapat dilakukan, antara lain:

Sebelum pertolongan medis tiba:

Segera lepas dan ganti baju yang basah dengan yang kering.

Gunakan beberapa lapis selimut atau jaket untuk menghangatkan tubuh.

Berikan minuman hangat yang tidak mengandung kafein.

Berikan kompres hangat di beberapa bagian tubuh.

Hindari paparan angin dan udara.

Pindahkan ke area yang dekat dengan sumber panas dan dapat berbagi panas tubuh.

Hindari penggunaan panas secara langsung, seperti air panas atau alas penghangat.

Perhatikan kondisi kesehatan pengidap hipotermia, seperti kondisi pernapasan hingga kesadarannya.

Setelah pertolongan medis tiba:

Menghangatkan saluran pernapasan pengidap dengan memberikan oksigen yang sudah dihangatkan melalui masker dan selang.

Memberikan infus berisi larutan salin yang sudah dihangatkan.

Mengalirkan larutan yang hangat untuk melewati dan menghangatkan beberapa organ tubuh, misalnya sekitar paru-paru atau rongga perut.

Mengeluarkan dan menghangatkan darah pengidap, lalu kembali mengalirkannya ke dalam tubuhnya, dengan menggunakan mesin pintas jantung dan paru (CPB) atau mesin hemodialisis.

Pencegahan Hipotermia

Beberapa upaya pencegahan hipotermia, antara lain:

Berpakaian yang tepat saat musim dingin.

Ganti baju basah dengan baju kering sesegera mungkin.

Keluar dari air dingin secepatnya.

Konsumsi kalori dan cairan yang cukup.

Aktif bergerak saat kamu merasa dingin saat berkegiatan atau ketika berada di dalam rumah.

Melakukan pengawasan suhu ruangan dan tubuh secara berkala pada lansia dan anak kecil.

Komplikasi

Beberapa komplikasi hipotermia, antara lain radang beku atau frostbite, jaringan tubuh membusuk akibat terhambatnya aliran darah, bahkan kematian.

[1/3 13.03] Suhandono: Pakai kira kira pakai jalan tengah walaupun reaksi FUSI DINGIN NUKLIR tidak terjadi di tubuh praktisi Kundalini hingga tubuh fisik tidak bisa lenyap atau MOKSA akan tetapi saat Kundalini sampai di CHAKRA SAHASRARA itulah akhir dari reinkarnasi anda.



Selama ribuan tahun, ada sebuah rumor yang beredar, bahwa di suatu tempat di Tibet, diantara puncak-puncak bersalju Himalaya dan lembah-lembah yang terpencil, ada sebuah surga yang tidak tersentuh, sebuah kerajaan dimana kebijakan universal dan damai yang tidak terlukiskan berada. Sebuah kerajaan yang disebut Shambala.

James Hilton menulis mengenai kota mistik ini pada tahun 1933 di dalam bukunya yang berjudul "Lost Horizon". Hollywood lalu mengangkatnya dalam film produksi tahun 1960, "Shangri-la". Bahkan penulis terkenal James Redfield yang menulis The Celestine Prophecy juga menulis satu buku yang berjudul "The Secret of Shambala : In Search of the Eleven Insight." Shambhala yang misterius ini juga dianggap sebagai sumber bagi Kalachakra, yaitu cabang paling tinggi dan esoterik dalam mistik Tibet.

Legenda mengenai Shambhala sudah ada sejak ribuan tahun yang lalu. Kita bisa menemukan catatan tentang kerajaan ini di dalam teks-teks kuno seperti Kalachakra dan Zhang Zhung yang bahkan sudah ada sebelum agama Budha masuk ke Tibet.

Kata Shambala (atau Shambala) berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti "Tempat kedamaian" atau "Tempat keheningan". Kerajaan ini memiliki ibukota bernama Kalapa dan diperintah oleh raja-raja dinasti Kulika atau Kalki. Di tempat inilah makhluk hidup yang sempurna dan semi sempurna bertemu dan bersama-sama memandu evolusi kemanusiaan. Hanya mereka yang murni hatinya yang dapat tinggal di tempat ini. Disana mereka akan menikmati kebahagiaan dan kedamaian dan tidak akan sekalipun mengenal penderitaan.

Konon di kerajaan itu, cinta kasih dan kebijakanlah yang memerintah. Tidak pernah terjadi ketidakadilan. Penduduknya memiliki pengetahuan spiritual yang sangat mendalam dan kebudayaan mereka didasari oleh hukum, seni dan pengetahuan yang jauh lebih tinggi dibanding dengan pencapaian yang pernah diraih dunia luar.

Banyak petualang dan penjelajah telah berusaha mencari kerajaan mistik ini. Menurut mereka, mungkin Shambala terletak di wilayah pegunungan Eurasia, tersembunyi dari dunia luar. Sebagian lagi yang tidak menemukannya percaya bahwa Shambala hanyalah sebuah simbol, penghubung antara dunia nyata dengan dunia yang ada di seberang sana. Tapi, sebagian orang lagi percaya bahwa Shambhala adalah sebuah dunia yang nyata.

Menurut Teks kuno Zhang Zhung, Shambhala identik dengan Lembah Sutlej di Himachal Pradesh. Sedangkan bangsa Mongolia mengidentikkannya dengan lembah-lembah tertentu di Siberia selatan.

Legenda Shambhala kemudian menarik perhatian seorang penganut esoterik dan teosofi bernama Nicholas Roerich (1874-1947). Dalam keingintahuannya, ia menjelajahi gurun Gobi menuju pegunungan Altai dari tahun 1923 hingga tahun 1928. Perjalanan ini menempuh 15.500 mil dan melintasi 35 puncak-puncak gunung tertinggi di dunia. Namun usaha yang luar biasa ini tetap tidak dapat menemukan kerajaan itu.

Bahkan Nazi yang juga sangat berkaitan dengan dunia esoterik pernah mengirim ekspedisi pencarian Shambhala pada tahun 1930, 1934 dan 1938.

Tapi, tidak satupun dari antara mereka yang berhasil menemukannya.

Edwin Bernbaum menulis dalam "The Way of Shambhala" :

"Sementara penjelajah mendekati kerajaan itu, perjalanan mereka menjadi semakin sulit dilihat. Salah satu pendeta Tibet menulis bahwa peristiwa ini memang dimaksudkan untuk menjauhkan Shambhala dari para barbar yang berniat untuk menguasainya."

Apa yang ditulis oleh Bernbaum sangat berkaitan dengan ramalan Shambhala. Menurut ramalan itu, umat manusia akan mengalami degradasi ideologi dan kemanusiaan. Materialisme akan menyebar ke seluruh bumi. Ketika para "barbar" ini bersatu dibawah komando seorang raja yang jahat, maka barulah kabut yang menyelubungi pegunungan Shambhala akan terangkat dan pasukan raja ini dengan persenjataan yang mengerikan akan menyerang kota itu.

Lalu raja Shambhala ke-25 yang bernama Rudra Cakrin akan memimpin pasukannya untuk melawan pasukan Barbar itu. Dalam pertempuran itu, raja yang jahat dan pasukannya berhasil dihancurkan dan umat manusia akan dikembalikan ke dalam kedamaian.

Beberapa cendikiawan seperti Alex Berzin, dengan menggunakan perhitungan dari Tantra Kalachakra, percaya bahwa peristiwa ini akan terjadi pada tahun 2424 Masehi.

Ketika kebudayaan timur bergerak ke barat, mitos Shambhala bangkit dari dalam kabut waktu. Saya rasa, kerinduan akan kedamaianlah yang telah menyebabkan umat manusia berusaha menemukan kerajaan utopia ini. Mungkin kita tidak akan pernah menemukan Shambhala, namun mungkin juga kita tidak perlu mencari terlalu jauh.

Sebuah kisah kuno dari Tibet menceritakan bahwa suatu hari ada seorang anak muda yang bersiap untuk mencari Shambhala. Setelah menjelajahi banyak gunung, ia menemukan sebuah gua. Di dalamnya ada seorang pertapa tua yang kemudian bertanya kepada anak muda itu : "Kemanakah tujuanmu sehingga engkau rela menjelajahi salju yang tebal ini ?"

"Untuk menemukan Shambhala," Jawab anak muda itu.

"Ah, engkau tidak perlu pergi jauh." Kata pertapa itu. "Sesungguhnya Kerajaan Shambhala ada di dalam hatimu sendiri."




The greatest achievement is selflessness.

The greatest worth is self-mastery.

The greatest quality is seeking to serve others.

The greatest precept is continual awareness.

The greatest medicine is the emptiness of everything.

The greatest action is not conforming with the worlds ways.

The greatest magic is transmuting the passions.

The greatest generosity is non-attachment.

The greatest goodness is a peaceful mind.

The greatest patience is humility.

The greatest effort is not concerned with results.

The greatest meditation is a mind that lets go.

The greatest wisdom is seeing through appearances.

Atisha (11th century Tibetan Buddhist master)

Pencapaian terbesar adalah tidak mementingkan diri sendiri.

Nilai terbesar adalah penguasaan diri.

Kualitas terbesar adalah berusaha untuk melayani orang lain.

Ajaran terbesar adalah kesadaran yang terus-menerus.

Obat terbesar adalah kekosongan dari segala sesuatu.

Tindakan terbesar adalah tidak sesuai dengan cara dunia.

Keajaiban terbesar adalah mentransmutasikan hawa nafsu.

Kemurahan hati terbesar adalah tanpa pamrih

Kebaikan terbesar adalah pikiran yang damai.

Kesabaran terbesar adalah kerendahan hati.

Upaya terbesar adalah tidak peduli dengan hasil.

Meditasi terbesar adalah pikiran yang memungkinkan pergi.

Kebijaksanaan terbesar adalah melihat melalui penampilan.

Atisha (abad ke-11 Buddha Tibet master)


[3/2 19.12] Suhandono: Ketika anda memakai HATI maka kehidupan anda TIDAK BERPOLA

[3/2 19.12] Suhandono: Anda sulit ditebak dan anda menjadi MISTERIUS

[3/2 19.14] Suhandono: Karena KESADARAN ITU TANPA POLA

[3/2 19.16] Suhandono: Bahasa Inggris nya POLA ADALAH PATTERN

[3/2 19.17] Suhandono: Bebas dari pola itulah kesadaran

[3/2 19.18] Suhandono: Kita dibebaskan dari POLA atau PATTERN karena memakai HATI

[3/2 19.19] Suhandono: Nanti kita bahas bab bagaimana memakai HATI sehingga kita TIDAK BERPOLA

[3/2 19.27] Suhandono: murid trisulavedha di Bali sudah tahu papa Han selalu mengikuti KATA HATI

[3/2 19.28] Suhandono: Ini papa Han tuliskan contoh yang papa Han alami sendiri agar tidak berbohong

[3/2 19.29] Suhandono: Jam 3 sore papa Han masih tidur tiduran di kamar jam 3.30 papa Han bilang pada Bu Karin, Bu kita berangkat ke Bali

[3/2 19.30] Suhandono: Langsung Bu Karin teriak, apa apa mendadak terburu buru belum packing tiket belum beli dst

[3/2 19.31] Suhandono: Murid di Bali kaget, ada apa pak Han kok mendadak datang

[3/2 19.32] Suhandono: Kata hati hari ini berangkat ke Bali dan papa Han langsung setuju tanpa membantah dan rewel, SETUJU lalu berangkat

[3/2 19.34] Suhandono: Di hotel renon papa Han baru tidur setengah jam, lalu hati berkata, berangkat ke pura Uluwatu, SIAP SETUJU tanpa membantah apalagi rewel mempertanyakan

[3/2 19.36] Suhandono: GRAND MASTER tidak rewel JOSSSS



[2/2 20.12] Suhandono: Kita masuk pembahasan bab meditasi bersama lanjutan

[2/2 20.13] Suhandono: Saat pagi kita meditasi selama 3 jam dengan memakai prana putih terang benderang

[2/2 20.13] Suhandono: Karena kita butuh prana putih untuk kebutuhan jasmani

[2/2 20.14] Suhandono: Prana putih membuat tubuh menyala terang dan menimbulkan semangat seharian penuh untuk beraktivitas

[2/2 20.15] Suhandono: Prana putih juga menyambungkan kembali hubungan pertemanan persahabatan kekeluargaan yang terputus

[2/2 20.16] Suhandono: Saat anda mengalami kelelahan kelesuan di pagi hari prana putih membuat anda enerjik seharian penuh

[2/2 20.18] Suhandono: Sangat banyak manfaat dari prana putih saat meditasi di pagi hari jossss



[29/1 15.53] Suhandono: Sangat jarang ada komunitas yang melakukan pemberkatan energi secara rutin pada anggotanya di trisulavedha Kundalini pemberkatan energi dilakukan secara rutin tiap minggunya karena mengingat pada jaman dahulu Kundalini sangat sulit untuk dipelajari dan penuh resiko sehingga kita para master berusaha membantu para praktisi Kundalini yang sedang berproses agar selalu mendapat kemudahan demi kemudahan dalam berkultuvasi dan berevolusi

[29/1 15.54] Suhandono: Selalu ada resiko dalam hal apapun namun kita berusaha meminimalisir dampak yang terburuk

[29/1 15.56] Suhandono: Ada peringatan peringatan bab bahayanya mempelajari SASTRA TINGGI akan tetapi lebih bahaya lagi jika kita tidak mau berevolusi dan berkultuvasi sedang alam ini tetap berevolusi tanpa henti

[29/1 15.58] Suhandono: Berevolusi dengan bijak dan berhati hati tetap dalam ikatan komunitas agar segala bahaya dalam berlatih dan berproses Kundalini dapat diminimalisir trisulavedha Kundalini LUAR BIASA JOSSS...


[29/1 19.10] Suhandono: Beberapa puluh tahun lalu saat teman teman papa Han sibuk mengurusi urusan duniawi, papa Han setelah pulang kerja langsung masuk kamar meditasi hingga menjelang tengah malam setelah itu tidur dan bangun pagi lalu berangkat kerja lagi, terbersit di pikiran saat itu kenapa harus rutin meditasi lama lama jenuh juga walaupun saat itu meditasi memakai cara lama cara kuno tidak bisa bergerak apalagi beraktivitas, sampai beberapa tahun kemudian papa Han berfikir untuk mengatasi permasalah ini, bagaimana caranya agar meditasi tetap berjalan dan aktivitas juga berjalan, trisulavedha Kundalini membuat kemudahan josss...

[29/1 19.16] Suhandono: Tetap mencari uang untuk hidup tetap bersosialisasi tidak meninggalkan duniawi tapi meditasi tetap berjalan, saat itu papa Han belajar bab SHALAT DAIM yaitu shalat orang yang sudah makrifat atau kenal Tuhan shalat yang tidak terputus oleh waktu shalat terus menerus 24 jam, luar biasa sekali orang yang sudah makrifat itu, lalu papa Han fikir sepertinya bisa bab shalat Daim diterapkan pada MEDITASI hingga bisa nonstop 24 jam

[29/1 19.20] Suhandono: Awalnya diterapkan meditasi seperti ini secara bertahap mulai satu jam lalu naik lagi sampai 3 jam karena papa Han mengerti tidak semua tahan terpapar energi dalam waktu yang lama, berlatih sedikit demi sedikit agar tubuh beradaptasi dulu nanti akan papa Han tambah durasinya



[27/1 15.26] Suhandono: Papa Han berlatih rileksasi lama sekali hampir 5 tahun dari tahun 95 sampai tahun 2000

[27/1 15.27] Suhandono: Tiap akan tidur hitung mundur dari 10 sampai kosong

[27/1 15.29] Suhandono: Dulu bapak saat papa Han masih sekolah dasar mengajari menghitung domba dari mulai 100 domba 99 domba hingga kosong belum selesai menghitung mundur tahu tahu sudah terlelap

[27/1 15.30] Suhandono: Masih belum bisa rileks pakai posisi mayat

[27/1 15.30] Suhandono: Anggap tubuh anda sudah jadi mayat

[27/1 15.31] Suhandono: Tangan disamping kanan kiri

[27/1 15.31] Suhandono: Telapak tangan terbuka

[27/1 15.31] Suhandono: Kepala miring ke kanan

[27/1 15.32] Suhandono: Perintahkan tubuh rileks dari mulai kepala leher dada terus turun sampai kaki

[27/1 15.32] Suhandono: Pelan pelan rasakan rileks ditempat yang anda perintah rileks

[27/1 15.33] Suhandono: Hingga anda rileks total dan malas bergerak

[27/1 15.33] Suhandono: Seperti mayat

[27/1 15.33] Suhandono: Nikmati keadaan rileks yang dalam

[27/1 15.33] Suhandono: Josss


[27/1 15.05] Suhandono: Saat paling bagus untuk belajar scan atau melihat dengan mata BATHIN atau chakra ajna adalah saat anda menjelang tidur sudah mengantuk tubuh anda rileks biasanya terlihat sangat jelas karena tubuh anda yang sangat rileks

[27/1 15.06] Suhandono: Jika tubuh susah rileks anda belajar rileksasi dulu

[27/1 15.06] Suhandono: Tarik nafas panjang lalu hembuskan via mulut buang seluruh ketegangan tubuh ulangi sampai tubuh rileks

[27/1 15.07] Suhandono: Atau hitung mundur pakai Alfa healing hingga tubuh rileks

[27/1 15.17] Suhandono: Ada dulu murid yang sangat susah untuk rileks hingga belajar rileksasi sampai bertahun tahun

[27/1 15.18] Suhandono: Setelah bisa rileks dengan mendalam otomatis mata BATHIN bisa melihat dengan jelas

[27/1 15.21] Suhandono: Tanda tubuh rileks adalah kemarahan menurun jadi susah untuk marah

[27/1 15.22] Suhandono: Belajar rileksasi terlebih dahulu setelah itu baru belajar terawang teriwing


[28/1 18.07] Suhandono: Meditasi bersama membuat fikiran terasa DAMAI

[28/1 18.08] Suhandono: Terasa tentram

[28/1 18.09] Suhandono: Bahkan rasa damainya sampai merasuk kedalam hati

[28/1 18.10] Suhandono: Ada rasa puas yang tidak terlukiskan dengan kata kata

[28/1 18.12] Suhandono: Ucapkan dan lupakan karena mudah itu menyenangkan josss...


[27/1 14.49] Suhandono: Perlu buku catatan untuk progres latihan scan chakra anda

[27/1 14.50] Suhandono: Semakin sering dipakai maka chakra AJNA atau mata BATHIN semakin peka

[27/1 14.52] Suhandono: Para pemula yang memakai CHAKRA AJNA atau mata BATHIN akan selalu pusing mual dan muntah

[27/1 14.53] Suhandono: Bahkan kadang sakit kepala berhari hari

[27/1 14.54] Suhandono: Di lokakarya mata ke 3 selalu CHAKRA AJNA murid papa Han booster

[27/1 14.55] Suhandono: Yang berbakat cepat bisa yang tidak berbakat perlu latihan scanning berulang kali

[27/1 14.56] Suhandono: Pemboosteran CHAKRA AJNA pasti pusing


[27/1 14.32] Suhandono: Kenapa seorang praktisi sulit dapat memakai CHAKRA AJNA atau mata BATHIN nya

[27/1 14.34] Suhandono: Karena formula yang tepat tidak diajarkan, di trisulavedha Kundalini diajarkan melihat memakai chakra ajna atau mata BATHIN dengan cara MEMPERHATIKAN CHAKRA YANG ADA DI TUBUHNYA SENDIRI

[27/1 14.35] Suhandono: Caranya seperti ini

[27/1 14.35] Suhandono: Scan chakra sahasrara

[27/1 14.36] Suhandono: Perhatikan bersih atau kotor chakra sahasrara

[27/1 14.36] Suhandono: Perhatikan membuka lebar atau tidak CHAKRA SAHASRARA

[27/1 14.37] Suhandono: Perhatikan semua kelopak CHAKRA SAHASRARA membuka seluruhnya atau sebagian

[27/1 14.38] Suhandono: Setelah itu anda pindah scan chakra ajna

[27/1 14.38] Suhandono: Lihat CHAKRA AJNA

[27/1 14.38] Suhandono: Membuka lebar atau tidak

[27/1 14.39] Suhandono: Cek chakra ajna depan dan belakang

[27/1 14.39] Suhandono: Cek simpul chakra ajna

[27/1 14.39] Suhandono: Cek bersih atau kotor chakra AJNA

[27/1 14.40] Suhandono: Perhatikan kadar terang gelap redup berawan atau sangat pekat sebuah CHAKRA

[27/1 14.41] Suhandono: Pelan pelan saja belajar scan sambil tiduran di kasur biar rileks

[27/1 14.42] Suhandono: Ingat untuk pemula scan tubuh anda sendiri agar mudah

[27/1 14.42] Suhandono: Kalau setelah scan anda pusing hentikan karena tidak terbiasa

[27/1 14.43] Suhandono: Ulangi besok hari


[27/1 14.18] Suhandono: Kita lanjutkan pembahasan bab MEDITASI bersama

[27/1 14.20] Suhandono: Setelah kita mengucapkan affirmasinya

[27/1 14.20] Suhandono: AFF: saya niat menyalurkan energi Kundalini golden flower level 33 ke chakra chakra di telapak tangan kanan dan chakra chakra di telapak tangan kiri ke chakra sahasrara secara terus menerus dengan energi Kundalini golden flower level 33 yang telah diperkuat hingga tidak terhingga kali lipat

[27/1 14.21] Suhandono: Cukup ucapkan di dalam hati agar ENERGI Kundalini membuka CHAKRA CHAKRA MAYOR dan Minor

[27/1 14.22] Suhandono: Perhatikan dengan mata batin anda kalau untuk pemula sambil memejamkan mata

[27/1 14.24] Suhandono: Periksa satu persatu chakra mulai dari CHAKRA SAHASRARA lalu chakra ajna depan dan belakang lalu chakra VISUDHI depan dan belakang, terus sampai ke bawah ke CHAKRA mooladhara hingga energi Kundalini sampai di telapak kaki kanan dan kiri diperhatikan dengan MATA BATHIN

[27/1 14.25] Suhandono: Pemakaian mata BATHIN untuk membiasakan agar anda dapat melihat energi dan CHAKRA

[27/1 14.26] Suhandono: Pejamkan mata lihat CHAKRA SAHASRARA anda dengan mata BATHIN tidak perlu buru buru santai saja

[27/1 14.26] Suhandono: Gagal coba lagi gagal coba lagi

[27/1 14.27] Suhandono: Awalnya belum terlalu jelas agak berkabut lama lama akan jelas dan terang

[27/1 14.28] Suhandono: Mata BATHIN itu di CHAKRA AJNA

[27/1 14.28] Suhandono: Untuk itu mata fisik dipejamkan

[27/1 14.29] Suhandono: Josss



[25/1 21.15] Suhandono: Kita masuk pembahasan lanjut bab meditasi bersama

[25/1 21.16] Suhandono: Trisulavedha Kundalini melakukan meditasi bersama secara intens agar karma karma anda dapat terbayar

[25/1 21.16] Suhandono: Dan karma karma leluhur anda dapat juga terbayar

[25/1 21.17] Suhandono: Saat kita rutin melakukan meditasi bersama kesadaran kolektif lebih baik

[25/1 21.17] Suhandono: Terakhir berada di 90 persen

[25/1 21.18] Suhandono: Banyak CHAKRA SAHASRARA praktisi Kundalini yang terbuka lebih lebar

[25/1 21.19] Suhandono: Papa Han selama ini mencari solusi agar PEMURNIAN praktisi lebih dapat terakselerasi atau mengalami percepatan

[25/1 21.20] Suhandono: Lebih efektif meditasi bersama dari meditasi yang dilakukan sendirian


[25/1 21.28] Suhandono: Masih pembahasan bab MEDITASI bersama

[25/1 21.28] Suhandono: Cukup ucapkan affirmasinya

[25/1 21.29] Suhandono: AFF: saya niat menyalurkan energi Kundalini golden flower level 33 ke chakra chakra di telapak tangan kanan dan chakra chakra di telapak tangan kiri ke chakra sahasrara secara terus menerus dengan energi Kundalini golden flower level 33 yang telah diperkuat hingga tidak terhingga kali lipat

[25/1 21.30] Suhandono: Setelah itu biarkan energi Kundalini yang bekerja, anda cukup santai atau tetap melakukan aktivitas anda karena di trisulavedha Kundalini kemudahan adalah milik saya

[25/1 21.31] Suhandono: Di telapak tangan kanan dan kiri ada chakra chakra minor perwakilan seluruh CHAKRA MAYOR yang ada di tubuh anda

[25/1 21.32] Suhandono: Jika anda picu chakra chakra minor yang ada di telapak tangan kanan dan kiri maka chakra mayor pun ikut aktif

[25/1 21.33] Suhandono: Setelah itu anda salurkan ke CHAKRA SAHASRARA

[25/1 21.33] Suhandono: Seperti kita ketahui chakra sahasrara adalah rangkuman seluruh CHAKRA

[25/1 21.34] Suhandono: Jadi artinya semua CHAKRA terpicu aktif

[25/1 21.34] Suhandono: Dan tubuh pun lebih DIMURNIKAN


[25/1 21.44] Suhandono: Lanjutkan lagi pembahasan bab MEDITASI bersama

[25/1 21.45] Suhandono: Jika terlalu intens memang akan membuat anda bosan

[25/1 21.46] Suhandono: Akan tetapi meditasi yang serius itu memang minimal selama 3 jam

[25/1 21.46] Suhandono: Dibawah 3 jam itu namanya meditasi main main

[25/1 21.47] Suhandono: Anda rata rata sudah dewasa sudah MASTER KUNDALINI masak meditasi masih main main

[25/1 21.49] Suhandono: Cara meditasi di trisulavedha Kundalini LUAR BIASA mudah

[25/1 21.49] Suhandono: Ucapkan dan lupakan dan tetap beraktivitas

[25/1 21.50] Suhandono: Trisulavedha Kundalini LUAR BIASA JOSSS


[25/1 22.16] Suhandono: Kita lanjutkan pembahasan bab MEDITASI bersama josss

[25/1 22.17] Suhandono: Jika meditasi bersama hanya untuk anda sendiri mungkin jika anda malas masih bisa dimaklumi

[25/1 22.18] Suhandono: Meditasi bersama ini tanggung jawab anda pada leluhur dan nasib keturunan anda kelak

[25/1 22.20] Suhandono: Jika anda malas maka leluhur anda tidak anda suplai kebutuhan mereka secara baik dan hutang karma mereka tidak dapat tuntas anda bayar

[25/1 22.21] Suhandono: Dan keturunan anda kelak akan terlalu banyak menderita karena anda tidak mempersiapkan secara energi kebutuhan spiritual

[25/1 22.23] Suhandono: Memang kita masih berhutang karma pada leluhur dan sebaiknya hutang perlu dibayar

[25/1 22.24] Suhandono: Meditasi bersama dapat meringankan beban LELUHUR dan keturunan anda

[25/1 22.24] Suhandono: Semoga lebih dapat sadar JOSSS



[21/1 18:36] Trisulavedha Kundalini: Kita bahas bab meditasi yang intens kita lakukan

[21/1 18:36] Trisulavedha Kundalini: Sambil ngopi@transyogi

[21/1 18:38] Trisulavedha Kundalini: Meditasi yang kita lakukan bersama dengan affirmasi

[21/1 18:38] Trisulavedha Kundalini: AFF: saya niat menyalurkan energi Kundalini golden flower level 33 ke chakra chakra di telapak tangan kanan dan chakra chakra di telapak tangan kiri ke chakra sahasrara secara terus menerus dengan energi Kundalini golden flower level 33 yang telah diperkuat hingga tidak terhingga kali lipat

[21/1 18:39] Trisulavedha Kundalini: Berguna untuk membuka CHAKRA SAHASRARA dengan sempurna apabila kita melakukannya dengan rutin dan bersama sama

[21/1 18:41] Trisulavedha Kundalini: Begitu kundalini sudah memasuki chakra visudhi maka langsung disalurkan via chakra chakra di telapak tangan kanan dan kiri langsung dipakai untuk membuka chakra sahasrara agar membuka lebih lebar dan SEMPURNA

[21/1 18:43] Trisulavedha Kundalini: Memang benar kadang respon tubuh terasa kurang enak badan terasa meriang panas dingin nafas kadang agak sesak terasa badan agak bergoncang dan bergoyang tetap santai tubuh sedang beradaptasi

[21/1 18:44] Trisulavedha Kundalini: Jika kita menunggu sampai kundalini memasuki chakra AJNA maka akan sangat lama dan butuh BEBERAPA KALI TUMIMBA LAHIR

[21/1 18:45] Trisulavedha Kundalini: Karena PELEPASAN TERTINGGI TERJADI DI CHAKRA SAHASRARA

[21/1 18:46] Trisulavedha Kundalini: Orang bali menyebutnya MOKSA

[21/1 18:49] Trisulavedha Kundalini: Di jaman kaliyuga ini peristiwa PELEPASAN TERTINGGI ATAU MOKSA SERING TERJADI

[21/1 18:50] Trisulavedha Kundalini: Orang orang suci menyebutnya sebagai FENOMENA AKHIR JAMAN



[17/1 19.51] Suhandono: Tahapan pemurnian Kundalini, kita bahas bab ini karena hal ini akan kita lalui sebagai praktisi Kundalini. Josss...

[17/1 19.52] Suhandono: Setelah Kundalini masuk ke CHAKRA VISUDHI maka tubuh anda akan mengalami FASE PEMURNIAN oleh Kundalini

[17/1 19.56] Suhandono: Anda akan mengalami WAHAM KEBESARAN merasa paling super paling kuat dan sejenisnya, FASE ini akan anda lalui dengan aman selama anda tidak melakukan PENGKLAIMAN DEMI PENGKLAIMAN bab WAHAM yang terjadi, kalau bahasa orang awam terjadinya KESOMBONGAN, amati saja jadi pengamat yang baik dan biarkan berlalu.

[17/1 20.01] Suhandono: Di fase ini SEMUA MUSUH MUSUH ANDA AKAN TERKAPAR TIDAK BERDAYA karena semua sidhi atau kesaktian yang ada di diri anda diaktifkan untuk mendukung upaya pemurnian diri anda yang artinya anda dibuat JAYA  agar dalam proses pemurnian tubuh fisik anda tidak dirusak atau dibuat rusak oleh manusia lain dengan kata lain ALAM MEMPROTEKSI ANDA DENGAN LUAR BIASA KARENA SEMESTA MENDUKUNG UPAYA ANDA

[17/1 20.04] Suhandono: Awalnya hanya 8 sidhi yang aktif lalu berkembang menjadi 16 sidhi lalu menjadi 32 setelah itu menjadi 64 sidhi dan mulai berkembang hingga tidak terhingga

[17/1 20.06] Suhandono: Dibeberapa kasus karena banyaknya sidhi yang berkembang terjadi yang miskin mendadak menjadi kaya raya, yang tertindas menjadi pemenang, yang dijajah malah menjajah, wibawa luar biasa suaranya seperti guntur disujudi orang banyak dst

[17/1 20.09] Suhandono: Dan karena dunia mulai MELAYANI ANDA akibatnya perjalanan spiritual anda hanya akan berputar putar di CHAKRA VISUDHI tanpa bisa naik peringkat ke CHAKRA AJNA

[17/1 20.12] Suhandono: Sidhi sidhi yang berkembang akan membuat para pejalan spiritual terlena, maaf guru saya sibuk, maaf guru pekerjaan membuat saya lupa diri, maaf guru saya harta saya sangat banyak tidak ada waktu untuk spiritual, maaf guru saya tenggelam di MATERI duniawi dst

[17/1 20.15] Suhandono: Saat fase PEMURNIAN terjadi, saat INILAH murid mulai MELAWAN GURU apapun ucapan guru murid tidak akan mendengarkan hingga SUATU WAKTU MURID TERKENA MASALAH DAN TERSADAR TERNYATA DI ATAS LANGIT MASIH ADA LANGIT

[17/1 20.16] Suhandono: Sekuat apapun anda sehebat apapun anda akan selalu bertemu dengan yang lebih hebat dari ANDA

[17/1 20.18] Suhandono: yang perlu dipakai saat FASE PEMURNIAN ini adalah NGEROSO LAN RUMONGSO jika tidak mau dicubit jangan mencubit

[17/1 20.18] Suhandono: Trisulavedha Kundalini luar biasa jossss...



[15/1 18.46] Suhandono: Kita masuk pembahasan bab KADAR ENERGI setelah papa Han istirahat josss

[15/1 18.57] Suhandono: Sebanyak apapun mantra atau afirmasi yang anda ucapkan jika anda tidak MEMENUHI KADAR ENERGI yang ada di tubuh anda maka mantra atau afirmasi hanya tinggal kata kata KOSONG tanpa adanya DAYA atau KEKUATAN

[15/1 18.59] Suhandono: Jadi perlunya anda MELAKUKAN PENYERAPAN ENERGI agar batas minimum energi untuk bekerjanya MANTRA ATAU AFIRMASI dapat TERPENUHI

[15/1 19.01] Suhandono: Yang manjur bukan MANTRA ATAU AFIRMASI akan tetapi MANUSIA YANG MENGUCAPKAN

[15/1 19.02] Suhandono: JIKA YONINYA TIDAK ADA PERCUMA mengucapkan sampai mulut berbusa

[15/1 19.04] Suhandono: Sama seperti anda mengucapkan afirmasi Kundalini golden flower level 33 jika belum pernah dishaktipat kgf 33 maka kurang powerfull

[15/1 19.05] Suhandono: Trisulavedha Kundalini luar biasa jossss...



[11/1 21.53] Suhandono: Kita lanjutkan pembahasan bab meditasi untuk pembayaran karma diri dan karma leluhur BATCH 2

[11/1 21.55] Suhandono: Karena saking mudahnya sehingga kemungkinan akan dibuang seperti sampah seperti seekor babi yang diberikan permata terindah dia akan membuang begitu saja

[11/1 21.57] Suhandono: Setiap akan pergi tidur ucapkan afirmasi ini untuk membayar KARMA DIRI DAN KARMA LELUHUR

[11/1 21.59] Suhandono: 320 Mega hertz, saya niat menyalurkan energi Kundalini golden flower level 33 ke chakra chakra di telapak tangan kanan dan chakra chakra di telapak tangan kiri ke chakra sahasrara secara terus menerus dengan energi Kundalini golden flower level 33 yang telah diperkuat hingga tidak terhingga kali lipat

[11/1 22.00] Suhandono: Dan tidurlah, tubuh anda akan ditransformasi

[11/1 22.03] Suhandono: 524.286 leluhur anda akan segera terhubung dan anda melakukan pembayaran karma mereka

[11/1 22.04] Suhandono: Karena ada bagian bagian dari 524.286 leluhur yang ada di diri anda

[11/1 22.05] Suhandono: Ucapkan sebelum tidur Kundalini akan membayar KARMA LELUHUR dan karma diri

[11/1 22.06] Suhandono: Terlalu mudah dan sangat mudah hingga dibuang

[11/1 22.06] Suhandono: JOSSS



[11/1 13.47] Suhandono: Kita masuk pembahasan bab MEDITASI UNTUK MEMBAYAR KARMA DIRI DAN KARMA LELUHUR

[11/1 13.48] Suhandono: Selain PENYEMPURNAAN LELUHUR untuk MEMBAYAR KARMA DIRI DAN KARMA LELUHUR dapat dilakukan dengan MEDITASI

[11/1 13.58] Suhandono: Mengapa arwah leluhur/keluarga kita membutuhkan bantuan kita?


Kita semua memiliki tubuh fisik dan tubuh halus dan energi yang menghubungkan kedua tubuh ini dikenal sebagai Energi Vital.


Setelah meninggal, tubuh fisik kita tetap berada di bumi, namun energi vital dilepaskan kembali ke alam semesta dan tubuh halus kita melanjutkan perjalanan ke wilayah dimensi halus yang berbeda-beda tergantung pada pahala atau dosa dan tingkat kesadaran spiritual.


Tubuh halus menjadi berat oleh karena jumlah dosa atau ego yang berlebih. Sehingga tubuh halus terjebak di wilayah eksistensi halus bagian bawah (wilayah nether). Di sisi lain, tubuh halus menjadi ringan dan bergerak ke wilayah eksistensi halus yang lebih tinggi dan positif  jika memiliki pahala yang lebih banyak dan telah melakukan latihan spiritual yang intensif di kehidupan sebelumnya.


Seseorang yang  tubuh halusnya terjebak di wilayah Nether mengalami banyak kesulitan dan juga kekurangan energi spiritual yang diperlukan untuk naik ke wilayah eksistensi halus yang positif. Oleh karena itu, mereka hanya bisa bergantung pada keturunannya untuk membantu mereka dalam melanjutkan perjalanan mereka.


Namun arwah leluhur tidak mendapat bantuan, jika keturunan mereka tidak sadar akan ritual yang diperlukan dan yang harus dilakukan untuk membantu leluhur mereka. Arwah leluhur kemudian mencoba  menciptakan masalah dalam kehidupan keturunan mereka untuk menarik perhatian dan membantu mereka dalam perjalanan spiritual.


Hasil copas coy ...

[11/1 14.00] Suhandono: Ini coy buat dibaca agar lebih sadar

[11/1 14.00] Suhandono: 𝗣𝗘𝗥𝗡𝗔𝗛𝗞𝗔𝗛 𝗔𝗡𝗗𝗔 𝗕𝗘𝗥𝗗𝗢𝗔 𝗣𝗔𝗗𝗔 𝗟𝗘𝗟𝗨𝗛𝗨𝗥 𝗦𝗘𝗟𝗔𝗜𝗡 𝗕𝗔𝗣𝗔𝗞 𝗜𝗕𝗨, 𝗞𝗔𝗞𝗘𝗞 𝗡𝗘𝗡𝗘𝗞 𝗗𝗔𝗡 𝗠𝗕𝗔𝗛 𝗕𝗨𝗬𝗨𝗧?


Kita semua memiliki leluhur dan banyak leluhur , nenek moyang yg tidak kita kenal.

Mari kita hitung jumlah orang yg berperan pada kehadiran kita.


𝙇𝙚𝙫𝙚𝙡 𝟭= 𝟮 𝙤𝙧𝙖𝙣𝙜 𝙗𝙖𝙥𝙖𝙠 &𝙖𝙢𝙥; 𝙞𝙗𝙪 

𝙇𝙚𝙫𝙚𝙡 𝟮= 𝟰 𝙤𝙧𝙖𝙣𝙜, 𝟮 𝙥𝙖𝙨𝙖𝙣𝙜 𝙠𝙖𝙠𝙚𝙠 𝙣𝙚𝙣𝙚𝙠 

𝙇𝙚𝙫𝙚𝙡 𝟯 𝙢𝙗𝙖𝙝 𝙗𝙪𝙮𝙪𝙩 = 𝟴 𝙤𝙧𝙖𝙣𝙜 

𝙇𝙚𝙫𝙚𝙡 𝟰 𝙢𝙗𝙖𝙝 𝙘𝙖𝙣𝙜𝙜𝙖𝙝 = 𝟭𝟲 𝙤𝙧𝙖𝙣𝙜 

𝙇𝙚𝙫𝙚𝙡 𝟱 𝙢𝙗𝙖𝙝 𝙬𝙖𝙧𝙚𝙣𝙜.  = 𝟯𝟮 𝙤𝙧𝙖𝙣𝙜 

𝙇𝙚𝙫𝙚𝙡 𝟲 𝙢𝙗𝙖𝙝 𝙪𝙙𝙚𝙜 𝙪𝙙𝙚𝙜 = 𝟲𝟰 𝙤𝙧𝙖𝙣𝙜 

𝙇𝙚𝙫𝙚𝙡 𝟳 𝙢𝙗𝙖𝙝 𝙜𝙖𝙣𝙩𝙪𝙣𝙜 𝙨𝙞𝙬𝙪𝙧 = 𝟭𝟮𝟴 𝙤𝙧𝙖𝙣𝙜


Silahkan dilanjutkan hitungnya.

Sampai level 7 mbah gantung siwur ada 128 orang yg berperan dalam kelahiran kita dan ada sifat mereka yg menurun pada kita entah yg baik maupun yg buruk.

Dan rata rata kita mengenal wajah dan bisa berbicara dengan leluhur paling sampai level mbah buyut. Yang lain cuma cerita, itupun kalau ada ceritanya.

Dari 128 orang yg menurunkan kita , kita pasti yakin tidak semuanya baik dan terhormat. Mungkin ada yg pencuri, ada yg penjahat besar, ada pembunuh, ada pelacur, ada....ada....kejelekkan dan keburukkan lainnya.


𝘗𝘦𝘳𝘵𝘢𝘯𝘺𝘢𝘢𝘯𝘯𝘺𝘢


𝗣𝗘𝗥𝗡𝗔𝗛𝗞𝗔𝗛 𝗔𝗡𝗗𝗔 𝗠𝗘𝗡𝗗𝗢𝗔𝗞𝗔𝗡 𝗠𝗘𝗥𝗘𝗞𝗔?


Sampal level 18 ada 262.144 orang yg berperan pada kehadiran kita.

Bila salah satu dari mereka tidak berada pada posisinya .....anda tidak akan lahir didunia ini.

[11/1 14.02] Suhandono: Tuh 262.244 orang coy banyak bgt

[11/1 14.10] Suhandono: Buat dibaca yang merasa punya leluhur

[11/1 14.10] Suhandono: Jumlah nenek moyang leluhur sampai level 18.


Didalam silsilah jawa ada urut urutan nenek moyang dari level 1 bapak ibu sampai level 18 mbah trah tumerah. 

Didalam setiap level berisi 2 orang dan nilai kepangkatannya

Level 1 = bapak ibu ada 2 orang

Level 2 = simbah ada 4 orang

Level 3 = simbah buyut ada 8 orang

Level 4 = mbah canggah ada 16 orang

Level 5 = mbah wareng ada 32 orang

Level 6 = mbah udeg udeg 64 orang

Level 7 = mbah gantung siwur 128 orang

Level 8 = mbah goprak senthe 256 orang

.............

Level 18= mbah trah tumerah 262.144 orang

Total keseluruhan orang yg berjasa menjadikan anda terlahir sampai level 18 itu ada 524.286 orang. 

Sangat banyak ya. 

Tidak semuanya anda kenal,  yg kenal nama dan wajah rata rata hanya sampai mbah buyut,  ada yg sedikit beruntung sampai mbah canggah.  Lainnya sudah sama sekali tidak tahu. 

Dan dari sekian banyak orang itu tidak kesemuanya orang baik baik, pasti ada yg melakukan kesalahan kesalahan seperti anda dan saya. 

Apa yg anda lakukan untuk meringankan beban kesalahan leluhur anda? 

Bahkan bisa jadi anda yg sekarang adalah reinkarnasi dari leluhur anda entah dilevel berapa yg tidak anda ketahui, bagi yg percaya reinkarnasi.

[11/1 14.13] Suhandono: Sampai level 18 ada 524.286 orang luar biasa jossss

[11/1 14.16] Suhandono: Kita lanjutkan pembahasan bab Kita masuk pembahasan bab MEDITASI UNTUK MEMBAYAR KARMA DIRI DAN KARMA LELUHUR setelah papa Han istirahat josss

[11/1 14.52] Suhandono: 17 tahun 10 bulan papa Han melakukan PEMBAYARAN KARMA LELUHUR DENGAN MEDITASI secara intens tiap malam menjelang langsung masuk kamar minimal 6 jam dan saat hari Jumat Sabtu Minggu masuk meditasi selama 3 hari selesai setelah senin pagi langsung berangkat kerja

[11/1 14.53] Suhandono: Karena papa Han merasa berterima kasih kepada SELURUH LELUHUR

[11/1 14.55] Suhandono: Dan ternyata sampai level 18 jumlah leluhur  ada 524.286 orang yang perlu anda BAYAR KARMANYA

[11/1 14.57] Suhandono: Papa Han tahu resiko membayar KARMA LELUHUR taruhannya nyawa akan tetapi rasa sayang papa Han pada leluhur lebih besar dari sekedar KENYAMANAN DIRI

[11/1 14.59] Suhandono: Biarlah 17 tahun hidup dalam penderitaan agar semua leluhur TERBEBASKAN

[11/1 15.00] Suhandono: Papa Han yakin anda pasti juga sayang pada leluhur anda

[11/1 15.08] Suhandono: Dan dari 524.286 leluhur jika ada satu saja yang tidak ada atau tidak bermain artinya anda tidak pernah DILAHIRKAN KE DUNIA

[11/1 15.13] Suhandono: Ketika seorang manusia BISA BELAJAR KUNDALINI ARTINYA MANUSIA ITU DITUNJUK OLEH LELUHURNYA UNTUK BELAJAR

[11/1 15.19] Suhandono: Karena SASTRA TINGGI hanya dapat dipelajari oleh manusia terpilih

[11/1 15.21] Suhandono: Dari 524 286 orang mungkin hanya anda yang ditunjuk dan dipercaya oleh LELUHUR untuk belajar sastra tinggi atau Kundalini karena anda ISTIMEWA ANDA SPECIAL

[11/1 15.24] Suhandono: Dipercaya oleh LELUHUR untuk MEMBEBASKAN 524.286 LELUHUR ANDA

[11/1 15.25] Suhandono: Kelahiran anda ditunggu oleh 524.286 leluhur anda yang menanti anda BEBASKAN

[11/1 15.29] Suhandono: Sadari ANDA ISTIMEWA ANDA SPECIAL ANDA PAHLAWAN BAGI KELUARGA BESAR dan pasti leluhur tidak salah memilih orang sebagai pembebas.





[27/12 11.16] Suhandono: Menemukan GURU SEJATI sebagai pembimbing spiritual, guru sejati ada di SAMUDERA ENERGI ATAU LAUTAN ENERGI ada di VOID ANDA ATAU DI LAUTAN KENABIAN atau tepatnya di CHAKRA NABHI sebagai pusat dari VOID

[27/12 11.24] Suhandono: Memang benar VOID saat di isi energi tidak akan pernah penuh seberapa besarpun energi yang masuk selalu akan muat untuk ditampung

[27/12 11.26] Suhandono: Di VOID ADA LAMBANG INFINITY yaitu TIDAK TERBATAS TANPA BATAS

[27/12 11.26] Suhandono: Di implementasikan dalam 8 kebijaksanaan

[27/12 11.27] Suhandono: Sabar Sareh jinem sumeh eling eneng ening langgeng

[27/12 11.29] Suhandono: Walaupun VOID tidak akan pernah penuh akan tetapi akan mengalami FASE JENUH dan saat itulah GURU SEJATI MUNCUL

[27/12 11.30] Suhandono: Sama seperti tetesan tetesan air yang terus menerus hingga bisa membuat lubang di batu

[27/12 11.31] Suhandono: Bagaimana cara melatih VOID

[27/12 11.32] Suhandono: Tarik nafas panjang lalu tahan di dada setelah itu BUAT KONTRAKSI DI PERUT ANDA

[27/12 11.32] Suhandono: Ulangi terus dengan bilangan ganjil

[27/12 11.33] Suhandono: Setelah itu hembuskan nafas perlahan

[27/12 11.35] Suhandono: Biasanya papa Han setelah menarik nafas dan menahannya di dada selanjutnya melakukan kontraksi di perut dengan bilangan ganjil setelah itu baru dihembuskan keluar secara perlahan

[27/12 11.38] Suhandono: Setelah anda rutin melakukan latihan tersebut simbol infinity yang ada di VOID terpicu aktif

[27/12 11.40] Suhandono: Karena chakra NABHI berpasangan dengan CHAKRA AJNA, dan simbol infinity ada di VOID dan CHAKRA NABHI adalah pusat dari VOID maka saat itu juga CHAKRA AJNA ANDA MENJADI AKTIF.

[27/12 11.41] Suhandono: teori jika hanya dibaca tanpa dipraktekkan tidak ada gunanya yuk kita latih JOSSS...



[25/12 19.29] Suhandono: Kita masuk pembahasan bab CHAKRA SAHASRARA untuk master Kundalini

[25/12 19.31] Suhandono: Baru tahun 1978 CHAKRA SAHASRARA dunia dan CHAKRA SAHASRARA umat manusia dapat membuka SEMPURNA, sebelumnya pencapaian tertinggi hanya sampai di CHAKRA AJNA

[25/12 19.33] Suhandono: semua ilmu kuno berhenti evolusinya di CHAKRA AJNA baru kemudian tahun 1978 Masehi terjadi EVOLUSI DI CHAKRA SAHASRARA.

[25/12 19.34] Suhandono: Pelepasan tertinggi atau orang Bali menyebutnya MOKSA terjadi di CHAKRA SAHASRARA

[25/12 19.35] Suhandono: PELEPASAN TERTINGGI ATAU MOKSA bisa terjadi sebelum manusia itu meninggal dunia

[25/12 19.37] Suhandono: Apabila SAHASRARA membuka sempurna maka PELEPASAN TERTINGGI ATAU MOKSA TERJADI

[25/12 19.39] Suhandono: Karena MOKSA adalah sebuah karunia dan berkat dari Tuhan kita manusia hanya bisa berusaha

[25/12 19.41] Suhandono: Afirmasi sahasrara untuk master Kundalini : saya niat menyalurkan energi Kundalini golden flower level 33 ke chakra sahasrara untuk membuka chakra sahasrara selebar mungkin dan membersihkan chakra sahasrara dari energi energi negatif karma karma negatif emosi emosi negatif secara terus menerus dengan energi Kundalini golden flower level 33 yang telah diperkuat hingga tidak terhingga kali lipat.

[25/12 19.42] Suhandono: Afirmasi ini hanya untuk master Kundalini yang merasa belum mencapai master sebaiknya jangan mengucapkan afirmasi ini


[25/12 19.49] Suhandono: Kita lanjutkan pembahasan bab CHAKRA SAHASRARA untuk master Kundalini BATCH 2

[25/12 19.51] Suhandono: Apa yang terjadi saat seseorang belum menjadi MASTER KUNDALINI lalu mengucapkan afirmasi:

[25/12 19.51] Suhandono: Afirmasi sahasrara untuk master Kundalini : saya niat menyalurkan energi Kundalini golden flower level 33 ke chakra sahasrara untuk membuka chakra sahasrara selebar mungkin dan membersihkan chakra sahasrara dari energi energi negatif karma karma negatif emosi emosi negatif secara terus menerus dengan energi Kundalini golden flower level 33 yang telah diperkuat hingga tidak terhingga kali lipat.

[25/12 19.52] Suhandono: Detak jantung akan meningkatkan sangat kencang karena sahasrara menyembur sangat kencang karena terjadi pembukaan sahasrara yang begitu lebar

[25/12 19.54] Suhandono: Tubuh praktisi yang belum menjadi MASTER KUNDALINI akan terguncang guncang seperti anda memegang selang pemadam kebakaran saat memadamkan api 🔥

[25/12 19.56] Suhandono: Semakin anda santai berusaha untuk santai atau tiduran goncangan tubuh akan terasa semakin keras

[25/12 19.56] Suhandono: Karena memang tubuh anda tidak terbiasa dengan energi yang sangat besar

[25/12 19.57] Suhandono: Saat sahasrara membuka sangat lebar energi alam semesta akan masuk sebesar besarnya ke tubuh anda

[25/12 19.59] Suhandono: Kundalini menyembur dengan kekuatan penuh dan energi alam semesta masuk dengan kekuatan penuh

[25/12 20.00] Suhandono: Lalu apa yang perlu anda lakukan saat hal itu terjadi, HANYA PASRAH

[25/12 20.02] Suhandono: Anggap saja saat itu anda sedang mengalami sakaratul maut atau fase fase menjelang kematian

[25/12 20.03] Suhandono: Tidak mati hari ini besok besok juga mati karena kita ini yang hidup semuanya menunggu kematian datang

[25/12 20.04] Suhandono: Karena kematian adalah fase yang akan kita lalui

[25/12 20.06] Suhandono: Beberapa puluh tahun yang lalu saat papa Han mengalami fase fase seperti ini biasanya papa Han lari ke luar rumah mencari tempat yang ramai hingga seluruh proses selesai dan kembali menjadi tenang

[25/12 20.07] Suhandono: Fase ini akan berulang dan terus berulang hingga akhirnya saat fase ini terjadi papa Han tidur di kasur sambil memeluk guling dan memperhatikan proses yang terjadi

[25/12 20.10] Suhandono: Untuk master Kundalini silahkan praktekkan Afirmasi sahasrara untuk master Kundalini : saya niat menyalurkan energi Kundalini golden flower level 33 ke chakra sahasrara untuk membuka chakra sahasrara selebar mungkin dan membersihkan chakra sahasrara dari energi energi negatif karma karma negatif emosi emosi negatif secara terus menerus dengan energi Kundalini golden flower level 33 yang telah diperkuat hingga tidak terhingga kali lipat.

[25/12 20.10] Suhandono: Trisulavedha Kundalini luar biasa jossss



[24/12 20.36] Suhandono: Kita masuk pembahasan bab berbicara dengan 4 unsur pembahasan ini sudah sering kita ulang ulang sekedar mengingat kembali

[24/12 20.37] Suhandono: Tetap diingat urutan unsurnya

[24/12 20.37] Suhandono: API ANGIN AIR TANAH

[24/12 20.40] Suhandono: Pakai visualisasi atau nyalakan api dengan sebatang lilin lalu buka pembicaraan dengan API 🔥 pelan pelan saja tunggu ada jawaban dan respon balik jawaban bisa di dengar via telinga anda atau via hati anda

[24/12 20.41] Suhandono: Ada unsur API yang berada di diri anda yang akan MERESPON

[24/12 20.42] Suhandono: Api 🔥 di nyala lilin hanya bertindak sebagai pemicu API 🔥 YANG SESUNGGUHNYA ADA DI DIRI ANDA

[24/12 20.44] Suhandono: saat anda MEMICU SATU BUAH UNSUR UNTUK BERBICARA MAKA UNSUR UNSUR YANG LAIN AKAN MUDAH UNTUK DIAJAK BERBICARA, trisulavedha Kundalini LUAR BIASA JOSSS...


Alif     : Grana, Ba : netra, Ta : delujuran tingal loro, Tsa : bau tengen, Jim : bau kiwa, Ha : tangan tengen, Kha : tangan kiwa, Da’ : ugel-ugel tangan karo, Dzal : Kepala rambut, Ra : iga tengen, Zai : iga kiwa, Sin : susu tengen, Syin : susu kiwa, Tsad : bokong tengen, Dlad : bokong kiwa, Tha : ati, Da’ : untu, Ain : pupu tengen, Ghain : pupu kiwa, Fa : wentis tengen, Kaf : wentis kiwa, Kof : kulit, Lam : daging, Mim : utek, Num : cahya, Wau : dalam akan karo, Ha : sumsum, Lam alif : badan manusa, amzah, ngabakake kabeh, ya : cangkem ya manusa

Sayektine sifat 20 jaba jero

Urip jaba kang nguripi jero, pangucap jaba kang pangucap jero, pangambu jaba kang ngambu jero, ngrasa jaba kang rumasa jero, kerasa jaba kang kerasa jero polah jaba, kang molah jero, pangrungu jobo kang ngrungu jero, karsa jaba, kang kersa jero, paningal jaba kang ningali jero, pandulu jaba kang ndulu jero

Dadi sifat 8 dununge tingal Sabar, sareh, jinem, sumeh, eling, eneng, ening, langgeng.

Dadi sifat 4 : Sir, Budi, Cipta, Akal

Dadi sifat 2 : Angen-angen, pangangen-angen



[4/12 15.09] Suhandono: Kita masuk pembahasan bab CHAKRA MAYOR SAMA DAN SEIMBANG

[4/12 15.09] Suhandono: 8 CHAKRA MAYOR SAMA DAN SEIMBANG

[4/12 15.12] Suhandono: Mooladhara, swadisthan, nabhi, solar flexus, anahata, visudhi, ajna, sahasrara. Sebenarnya ada 8 CHAKRA MAYOR yang dipakai akan tetapi chakra solar flexus tidak dipakai oleh beberapa pengajar karena dikhawatirkan manusianya menjadi AMBISIUS

[4/12 15.14] Suhandono: Di trisulavedha Kundalini chakra solar flexus tetap dipakai jika tidak AMBISIUS dunia ini bisa PUNAH

[4/12 15.17] Suhandono: Anda bekerja anda berbisnis anda berkompetisi jika tidak AMBISIUS anda akan selalu dikalahkan, ya bagaimana besok saja, saya sudah pasrah kok nanti juga nasi sampai sendiri ke mulut saya, cicak di dinding juga dapat makanan dst

[4/12 15.18] Suhandono: Tidak perlu cari jodoh nanti juga dapat

[4/12 15.19] Suhandono: Tidak ada nilai usaha yang dilakukan

[4/12 15.19] Suhandono: Oh gunung mau meletus kita santai saja di bawah gunung

[4/12 15.20] Suhandono: Itu jika chakra solar flexus tidak dipakai

[4/12 15.21] Suhandono: Saat kita mengucapkan afirmasi Kundalini golden flower level 33 maka 8 CHAKRA MAYOR dibuat sama dan seimbang

[4/12 15.22] Suhandono: Trisulavedha Kundalini josss


[20/11 20.27] Suhandono: Kita masuk pembahasan bab RASA TAKUT

[20/11 20.33] Suhandono: Ada beberapa murid menguji papa Han bab rasa takut suatu hari papa Han ajak naik mobil dan sepanjang jalan tol murid mengemudi dengan ugal ugalan tinggal sejengkal baru rem zig zag seperti pembalap dan begitu sampai di rest area murid bertanya pak Han takut tidak, ya takut ujar papa Han, oh berarti papa Han belum sampai tahapan arahat masih ada rasa takut, papa Han masih tahap belajar dan terus belajar.

[20/11 20.36] Suhandono: Kemarin di solo juga Setiawan mengemudi ugal ugalan hingga menabrak mobil di depan dan bertanya lagi, pak Han takut, sangat takut, oh ternyata pak Han masih punya rasa takut.

[20/11 20.38] Suhandono: Di chakra ajna ada syaraf rasa takut gunanya sebagai proteksi tubuh dari kerusakan, di depan ada kerusuhan yuk kita menghindari karena takut, ada api jangan dipegang karena panas, ada gunung meletus ayo kita mengungsi karena takut dst

[20/11 20.41] Suhandono: Di perang dunia ke 2 Jepang mempunyai pasukan berani mati, syaraf di area chakra ajna dibuat putus dengan latihan yang luar biasa keras hingga TIDAK ADA RASA TAKUT dan belas kasihan.


[20/11 19.51] Suhandono: Kita masuk pembahasan bab PEMUTARAN CHAKRA

[20/11 19.53] Suhandono: Saat CHAKRA berputar berlawanan dengan arah jarum jam maka energi Kundalini menyembur keluar via CHAKRA

[20/11 19.54] Suhandono: Saat CHAKRA berputar searah dengan arah putaran jarum jam maka energi terserap masuk via CHAKRA

[20/11 19.55] Suhandono: Saat Kundalini sudah aktif di tubuh praktisi Kundalini maka arah putaran chakra akan berlawanan dengan arah putaran jarum jam dan energi Kundalini menyembur via CHAKRA

[20/11 19.57] Suhandono: Pada manusia normal non praktisi Kundalini chakra akan berputar kiri dan kanan berlawanan arah putaran jarum jam dan searah putaran jarum jam secara bergantian

[20/11 19.58] Suhandono: Bab ini ada di buku merah trisulavedha Kundalini

[20/11 20.00] Suhandono: Karena AKAR MANUSIA kekuatan energinya tidak sama ada yang lemah dan ada yang kuat rata rata manusia energi di AKARNYA LEMAH mengapa karena tidak sempat mengolah selama hidupnya terlalu disibukkan masalah duniawi

[20/11 20.01] Suhandono: Kekuatan di AKAR MANUSIA ini dapat diturunkan dari generasi ke generasi

[20/11 20.02] Suhandono: Papa Han menyarankan untuk melakukan pemutaran chakra di CHAKRA VISUDHI agar kekuatan AKAR MANUSIA besar

[20/11 20.04] Suhandono: Karena chakra VISUDHI berpasangan dengan CHAKRA MOOLADHARA ketika anda memutar chakra VISUDHI maka otomatis chakra mooladhara juga ikut berputar berlawanan dengan arah putaran jarum jam

[20/11 20.05] Suhandono: Analoginya AKAR MANUSIA adalah sumber air jika sumber airnya kecil maka air yang naik sepanjang jalur sushumna juga kecil

[20/11 20.06] Suhandono: Bertemu guru juga salah satu sebab KEKUATAN DI AKAR MANUSIA MEMBESAR

[20/11 20.09] Suhandono: Di ajaran Jawa ada yg namanya MARAK yaitu murid mendatangi guru gunanya untuk memperbesar energi di AKAR.

[20/11 20.12] Suhandono: Ketika ada tamu datang cukup ngobrol berbicara udat usut ngopi makan sudah lebih dari cukup untuk memperbesar energi di AKAR

[20/11 20.12] Suhandono: Karena spiritual adalah sepi dari ritual

[20/11 20.12] Suhandono: Trisulavedha Kundalini LUAR BIASA JOSSS


[20/11 20.43] Suhandono: Di jaman dinasti Qing ada metode tusuk jarum dengan menusukkan dua jarum besar sehingga syaraf Takut tidak berfungsi dan prajurit menjadi seperti ROBOT tanpa rasa takut rasa sakit dan belas kasih

[20/11 20.45] Suhandono: Seperti juga anda berlatih keras memforsir diri anda dengan bertapa dan puasa ujungnya syaraf Takut di CHAKRA AJNA putus dan anda tidak punya rasa takut lagi

[20/11 20.47] Suhandono: Padahal leluhur kita dari mulai Mataram kuno bedol negara pindah dari Jawa timur ke Jawa tengah karena ada gunung meletus mereka takut tentu saja takut agar nyawa tidak melayang sia sia

[20/11 20.48] Suhandono: Boleh fanatik tapi jangan bodoh

[20/11 20.48] Suhandono: Trisulavedha Kundalini LUAR BIASA JOSSS


[16/11 16.30] Suhandono: Kita masuk pembahasan bab 8 bulan latihan rutin

[16/11 16.31] Suhandono: Aura tubuh manusia bisa berubah permanen setelah anda rutin berlatih selama 8 bulan 🌙

[16/11 16.31] Suhandono: HIDUP ADALAH PERMAINAN VIBRASI

[16/11 16.32] Suhandono: LIFE IS VIBRATION GAME

[16/11 16.34] Suhandono: dari warna merah orange kuning hingga hijau maka anda akan DIPERBUDAK DUNIA pekerjaan anda akan membuat anda sangat sibuk

[16/11 16.35] Suhandono: Setelah memasuki aura biru ungu putih silver dan gold maka dunia akan mulai MENDATANGI DAN MELAYANI ANDA

[16/11 16.36] Suhandono: Kadang papa Han otoriter dan bersikap keras pada murid agar mereka SEGERA BERPINDAH KE AURA TINGGI

[16/11 16.39] Suhandono: AURA AURA TINGGI dapat anda capai jika anda RAJIN DAN TEKUN BERLATIH dan melakukan pengulangan demi pengulangan

[16/11 16.39] Suhandono: Trisulavedha Kundalini LUAR BIASA JOSSS.












Mungkin gambar 1 orang dan janggut



Komentar

Postingan populer dari blog ini

suhandono wijoyokusumo

kundalini

50 Questions and Detailed Answers about Dantian